jejak langkah sang petualang

sedikit jejak dari setiap langkah pembinaan diri

Donor Darah #1

kemaren akhirnya saya diterima untuk donor darah. setelah sebelumnya ditolak karena Hb saya yang rendah.

saya disuruh makan dulu sebelum donor darah. dan setelah itu ikut lecture dari dekanat.

jam 3 setelah lecture saya pun kembali ke tempat pendonoran darah.

dan donor darahpun dilakukan.

senang bisa ikut donr darah.

kemudian  orang yang mengambil donor darah bilang “teh, kalau pusing atau mual bialang iya”. “iya”

akhirnya kantong darahnya penuh. dan saya segera duduk. “gak pusing teh?”. “gak,boleh langsung jalan kang?”. “duduk dulu aja teh”. setelah beberapa saat saya keluar dan duduk di kursi tunggu. tiba-tiba tubuh saya mulai lemas. “ain, boleh minta air putih?”. “boleh”

dan sayapun duduk sejenak di diatas kursi, berharap pusingnya bakal baikan dengan segera.

“icha nunggu siapa?” tanya salah seorang teman saya

“gak nunggu siapa-siapa, cuma lagi pusing, jadi mau duduk bentar”

“icha…kamu pusing?kenapa gak bilang-bilang?. aku ambilin teh manis ya?”

“boleh”

teman saya datang dengan membawa teh manis, dan sayapun meminumnya. Setelah tegukan pertama, tiba2 tubuh saya lemas seketika dan benar-benar serasa diguncang hebat,

akhirnya sayapun gagal menguasai tubuh saya. dan semua jadi gelap. tubuh saya tidah bisa digerakkan dan diajak koordinasi lagi. hilang…

cuma serasa tubuh ini diangkat tapi tidak bisa mendengar dan merespon. saya secara spontan langsung baca syahadat. dan benar-benar berharap Allah mengampuni saya.

setelah di gotong, saya diletakkan diatas meja pemeriksaan, dan disuruh menghirup nafas sambil dikasih oksigen, kemudian mengeluarkannya dari mulut, selama beberapa kali.

sayapun disuruh membuka mata, kaki saya diletakkan lebih tinggi dari kepala, setelah itu spontan saya bilang ketaman saya yang memberikan teh tadi “chel maaf ya..”. “cha…alhamdulillah…panik banget tadi liat kamu, biasanya aku susah negbedain mana orang yang pucat atau normal, tapi tadi kamu benar-benar pucat banget, bibirnya purih banget tadi” .

tapi masih ada yang tersisa, tangan saya belum bisa diapa-apain, karena kram. akhirnya dibntuin untuk digerakkin.

beberapa menit, alhamdulillah akhirnya semua kembali normal.

saya harus segera rapat P&K, dan sayapun segera berangkat menuju A6.

“jangan kapok donor darah ya?”

“iya:) insyaAllah :)

 

No Comments »

SOOCA-FK UNPAD

 

Sooca merupakan salah satu ujian yang bisa membuat mahasiswa FK Unpad merasakan berbagai gejala mental disorder. mulai dari stress,depresi,gak bisa tidur, diare, mual,muntah, manik, teriak, nangis, pusing, dan banyak lagi.

sekarang 2minggu menjelang SOOCA, dan sindrom sooca sudah mulai muncul diberbagai kalangan. mulai dari tulisan didepan kamar untuk tidak diganggu, aroma kopi dimana-mana, kertas berserakan, mata-mata yang mulai hita, tidur yang mulai tidak teratur, dll.

ini ujian luar biasa di FK Unpad, kenapa?

SOOCa ujian lisan yang ada, diujikan dalam waktu 50 menit. 30 menit untuk menulis draft yang akan dipresentasikan dan 20 menit presentasi. dari 16 kasus yang ada yang dipelajari selama 1 semester, setiap orang tidak tahu akan dapat kasus apa, karena kasus yang akan diujikan diberikan saat pembuatan draft dimulai. disini deg-deg kannya. karena terkadang bisa saja dapat kasus yang kurang dimengerti atau dapat kass yang paling dimengerti. benar-benar pertolongan Allah dirasakan banget disini. dan SOOCA mempengaruhi 40% dari seluruh nilai. ini yang membuat seluruh penghuni FKUNPAD bisa mengalami sindrom seperti tdi

tapi yang paling saya suka dari suasana ini yaitu setiap orang makin dekat dengan Allah, masjid jadi lebih rame, tilawah dimana-mana, karena harapan itu ditujukan pada Allah, dengan ke gaibannya Sooca, petolongan yang paling dekat itu adalah pertolongan Allah. dan sebenarnya tdak hanya ketika Sooca…semoga kedekatan kita dengan Allah selalu kita usahakan. jangan berhenti setelah selesai  SOOCA :)

insya Allah..Allah maha melihat…Allah tahu usaha kita,Allah tahu perjuangan kita…niatkan karena Allah

insyaallah…insyaallah…Allah mudahkan..

amiin…..

ya Allah bukakan pintu ilmuMU…

 

 

InsyaAllah bisa…

semangat SOOCA!!!!

 

No Comments »

dakwatuna- ” foto ??”

http://www.dakwatuna.com/2012/04/19329/kamu-cantik-tapi/

share tulisan dari da’watuna.

Kamu Cantik, Tapi…

Cerpen
4/4/2012 | 12 Jumada al-Ula 1433 H | Hits: 12.395

Oleh: kiptiah hasan


Kirim Print

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com - 

 

“Aneh deh sama status teman kamu.” Kata Faiz sambil merengut mendekati kursi Naya.

“Teman aku yang mana Iz? Emang statusnya bagaimana sampai bikin kamu bête?” Naya balik bertanya.

“Bukan bête sih. Hanya merasa aneh saja. Itu tuh, si Raina. Statusnya itu isinya tentang wajah seseorang yang cantik atau tampan tapi tidak pantas untuk di pamerkan.” Faiz menjelaskan kepada Naya dengan tetap merengut.

“Maksudnya kamu, di pamerkan bagaimana Iz? Aku ga ngerti.” Naya yang sedang fokus mengetik laporan bulanan kemudian menoleh ke arah Faiz.

“Yaa… contohnya di jadikan foto profil Facebook atau menaruhnya di internet.”

“Ooh gitu toh. Aku bisa jelasin ke kamu. Karena aku juga pernah merasa aneh sama dia.” Naya hendak berbagi cerita.

“Gimana Nay?” Faiz penasaran dengan penjelasan Naya.

“Iya, sebelumnya aku sempat kesal sama Raina. Tiap kali ada yang menaruh foto dia ke profilnya, selalu dia hapus. Aku sampai berfikir. Ini anak kok bisa segitunya. Apa dia ga berfikir, kalau orang yang menaruh fotonya itu akan tersinggung atau kesal…”

“Terus apa kata Raina?” Faiz memotong penjelasan Naya.

“….. Dia bilang, itu hak dia untuk tidak mempublikasikan dirinya ke dunia maya. Dia menghindari yang namanya cyber crime dan fitnah yang di timbulkan jika dia memasang foto dirinya. Untuk hal yang satu itu, dia amat kekeuh sama prinsipnya. Kalau memang mau tahu orangnya kan bisa bertemu langsung tapi bukan sengaja di pamerkan. Kata dia begitu” Jelas Naya.

“Eeemm… ga salah sih apa kata Raina. Tapi kan kalau wajah itu ga termasuk aurat Nay? Jadi ga papa donk kalau kita pasang di profil atau internet.” Faiz terlihat masih penasaran.

Naya yang sudah mulai berjilbab sejak beberapa bulan lalu seperti menyetujui pendapat Faiz. Namun setelah beberapa saat, ia ingat perbincangannya dengan Raina kemarin.

“Aku hanya menyampaikan apa kata Raina. Karena aku pernah berdiskusi dengan dia.”

“Apa kata Raina, Nay?”

“Memang aurat wanita itu adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Tapi seperti yang termaktub dalam Al Qur’an dalam surah Annur ayat 31 yang menyuruh kita menahan pandangan kita. Memang wajah itu bukan aurat. Tapi wajah yang menarik yang terlihat itu otomatis akan menimbulkan “rasa” jika di lihat oleh lawan jenisnya. Karena anak panah iblis itu berasal dari pandangan. Dan seperti kata pepatah, dari mata turun ke hati. Dan dari hati semuanya bermula. Jika tidak bisa menahan akan menimbulkan rasa yang tidak baik.” Naya mengulang apa yang di bicarakan Raina kemarin dengannya.

“Mungkin kita bisa bilang biasa saja walaupun sudah melihat. Tapi bagaimana dengan yang lain. Apakah bisa menahan pandangan dan tidak menimbulkan nafsu?” Naya seperti tersihir dengan kata-kata Raina yang ia ulangi kepada Faiz.

“Raina bilang kepadaku seperti itu. Karena sebelumnya dia pernah khilaf, dia berusaha untuk tidak mengulanginya lagi. Dia pernah terpenjara oleh rasa yang tidak semestinya ada akibat bermain dengan hati.”

“Aku paham Nay. Aku juga kadang kalau melihat wanita cantik sedikitnya pasti menimbulkan rasa suka dalam hatiku.” Kata Faiz sambil menerawang.

“Iya Iz. Aku juga sekarang sudah mulai belajar memahami prinsip Raina. Meskipun aku belum bisa sepenuhnya mengikuti apa yang dia lakukan.” Naya melirik profil facebooknya yang masih memajang foto close up dirinya.

“Apa itu hanya berlaku wanita saja Nay?” Faiz lanjut bertanya.

“Itu juga sempat aku tanyakan kepada Raina dan dia bilang tidak. Sama seperti pria yang akan tertarik dengan wajah wanita, begitu juga sebaliknya. Jika seseorang belum bisa menahan pandangannya, bisa jadi dia akan membayangkan terus wajah orang yang menarik hatinya.”

“Membayangkan …..” Kata Faiz sambil tersenyum nakal.

“Kenapa kamu Iz? Senyum-senyum ga jelas.” Naya melirik Faiz.

“Kalau kita melihat wajah orang yang menarik, itu akan terekam dalam ingatan kita. Bisa jadi itu akan membuat suatu khayalan. Bisa jadi baik. Bisa jadi buruk.” Faiz teringat, ia juga sering terbayang dengan wajah wanita yang ia lihat melalui internet.

“Huuft….” Naya menarik nafas.

“Benar juga sih kata Raina. Mungkin perlahan aku akan mencoba mengurangi ke-narsis-an ku bergaya di Facebook.” Naya mulai memahami maksud Raina beberapa waktu lalu.

“Tapi Nay, kalau ga pake foto nanti kalau temanku ga tau kalau itu aku?”

“Iihh… emang kamu siapa? Mau tenar ya?” Naya tertawa lebar.

Faiz kemudian memonyongkan bibirnya melebihi hidungnya. Dia tidak terima di ledek Naya.

“Biarin. Aku kan mau eksis.” Faiz membela diri.

“Tenang Iz. Kalau mau mencari teman, bisa kok tanpa melihat bagaimana fisiknya. Justru itu akan lebih kelihatan ketulusannya di banding jika pertemanan hanya karena melihat secara fisik.” Naya mendadak menjadi bijak.

“Siap Miss Maria Teguh.” Faiz tertawa dengan posisi tangan di samping kepala memberi hormat.

Tak ayal, sikap Faiz membuat Naya geregetan dan menyambitnya dengan tissue. Mereka pun tertawa bersama.
Topik:
Keyword: ,

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/04/19329/kamu-cantik-tapi/#ixzz1uVhgv6WH
No Comments »

bacaan bulan april

alhamdulillah ya Allah,,,

akhirnya selesai juga baca buku ini

walaupun ngak terlalu ngerti-ngerti banget

mungkin share sedikit tentang buku ini, tulisan ini juga dari resume tipping point yang saya temukan, karena saya sebenarnya sangat bingung untuk bisa meresume buku ini.

semoga bermanfaat.

Tipping Point adalah saat ajaib ketika sebuah ide, perilaku, pesan, dan produk menyebar seperti wabah menular. Sama seperti satu orang sakit dapat menyebabkan epidemi flu, begitu pula sentilan yang disasar dengan tepat dapat menyebabkan terjadinya tren fesyen, popularitas sebuah produk baru, atau menurunnya tingkat kriminalitas secara drastis.  fenomena Tipping Point, telah mengubah cara berpikir orang di seluruh dunia tentang memasarkan suatu produk dan menyebarkan ide.

Tiga Kaidah Epidemi adalah : bersifat menular, perubahan kecil entah bagaimana membawa perubahan besar, dan ketiga, perubahannya tidak bertahap tetapi dramatis. Epidemi sangat terpengaruh oleh situasi, yaitu oleh keadaan, dan kondisi lingkungan kejadian. Epidemi itu sendiri adalah sebuah fungsi yang memiliki beberapa unsur yakni: orang yang bertindak sebagai agen penginfeksi, agen penginfeksi itu sendiri, dan lingkungan tempat beroperasinya agen penginfeksi. Dan ketika sebuah epidemi meledak, ketika keseimbangan tiba-tiba terganggu, ketika eskalasi meningkat setelah suatu kejadian, suatu perubahan telah terjadi pada satu (atau dua atau tiga) unsur tadi. Ketiga unsur perubahan ini disebut ”Hukum tentang Yang Sedikit”, ”Faktor Kelekatan”, dan ”Kekuatan Konteks”.
Hukum tentang Yang Sedikit: Keberhasilan suatu epidemi social sangat bergantung pada keterlibatan orang-orang yang memiliki seperangkat keterampilan sosial langka. Orang-orang ini adalah Para penghubung (Connectors), Para Bijak Bestari (Mavens), dan Para Penjaja (Salesmen). Kelebihan mereka ada dalam cara mereka bergaul, semangat hidup, dan keterampilan mempengaruhi orang lain.

Para penghubung atau The Connector adalah orang-orang dengan bakat khusus yang memungkinkan orang sedunia saling berhubungan. Kriteria pertama seorang Penghubung adalah bahwa mereka mengenal banyak orang.

Para Maven adalah orang yang mempunyai informasi mengenai banyak produk, harga, atau tempat yang berbeda-beda. Orang ini senang membuka pertanyaan sesama konsumen dan bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Mereka senang menolong orang dan seringkali motivasi mereka bersifat sosial.

Salesman, yaitu orang-orang yang memiliki kemampuan membujuk yang sangat hebat, dan mampu mempengaruhi orang lain tanpa orang lain itu sadari. Para salesman ini mampu menjelaskan dengan logis alasan kenapa mereka menginginkan sesuatu dan mengapa mereka patut mendapatkannya.

situasi yang memungkinkan epidemi terjadi:

Faktor Kelekatan: ada sejumlah cara tertentu untuk membuat sebuah kesan mudah menular dan terus diingat

Kekuatan konteks : mebicarakan bagaimana suatu lingkungan mempengaruhi sesorang

Tipping Point adalah penegasan kembali tentang adanya potensi untuk berubah dan dahsyatnya suatu langkah yang tepat. Walaupun dunia kelihatan mustahil untuk dirubah, namun dorongan yang ringan di tempat yang tepat mampu membuat apapun dapat kita ungkit.

 

 

No Comments »

pakaian muslimah

Pakaian adalah fitrah manusia

Allah berfirman,

Hai anak Adam[530], sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa[531] itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (al-A’raaf[7]: 26)

Syarat-syarat pakaian muslimah

  • Menutup seluruh tubuh kecuali wajah  dan kedua telapak tangan
  • Pakaian tidak menampakkan aurat

Apabila fungsi mengenakan pakaian adalah untuk menghindarkan diri dari fitnah, maka dengan model pakaian ketat dan transparan belum biisa memenuhi fungsi tsb. Daya tarik yang ditimbulkan oleh tubuh perempuan , masih akan tertampak dengan kuat apabila para perempuan mengenakan pakaian semacam itu. Rasulullah pernah menegarai umatnya bakal ada yang “berpakaian tapi telanjang” sebagai salah satu ciri-ciri datangnya kiamat.

Dua golongan ahli neraka belum saya lihat: kaum yang ditangannya cemeti laksana ekor sapi yang dengan itu mereka mencambuk umat manusia , dan perempuan-perempuan yang berbaju namun telanjang, yang berjalan dengan congkak danber lenggak-lenggok , kepalanya seperti punggung unta yang bergerak-gerak. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunya, padahal bau surge tercium dari jarak sekian dan sekian (HR. Muslim dan lain-lain)

  • Memperhatikan keindahan dan kepantasan secara wajar

Islam adalah ajaranyang memperhatikan keindahan dalam segala hal termasuk dalam berpakaian. Abdullah bin Mas’ud menceritakan bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi , “Sesungguhny aseseorang suka pakaiannya bagus dan sandalnya bagus”. Maka Nabi bersabda, “Sesungguhnya Allah itu indsah dan mencintai keindahan (HR. Muslim)

Zaman sekarang berbagai model pakaian dijumpai, sesuai dengan kultur masyarakat dan Negara masing-masing. Syari’at islam menegaskan tentang esensi pakaian yang harus bisa menutup aurat sehingga tidak tertampakkan kepada orang-orang yang tidak berhak . akan tetapi tidak mengatur mengenai warna, mode ataupun asesoris pakaian dengan detail. Setiap tempat memilki warna dan mode pakaian yang berbeda-beda, dengan tetap mempertimbangkan factor keindahan dan kepantasan yang wajar. Bahkan untuk satu momen bisa berbeda dengan momen lain  di suatu tempat dan pada orang yang sama.

Jangan sampai para perempuan mengenakan busana muslimah yang secara fungsi telah menutup aurat, akan tetapi aneh dan asing karena tidak ada kebiasaan berpakaian seperti itu di kalangan kaum Muslimah, hanya karena ingin mencari sensai dan popularitas.

Rasulullah bersabda,

Barangsiapa yang memakai pakaian kemasyhuran, maka Allah akan memakaikan kepadanya pakaian kehinaan pada hari kiamat. (HR. Ibnu Majah)

No Comments »

interaksi ikhwan-akhwat

sedikit ingin berbagi

diambil dari modul tarbiyah mentoring kami Asy-syifaa’ FK Unpad

Etika Interaksi:

1)       Menutup aurat

Allah berfirman,

… dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya… (an-Nur [24]:31)

Rasulullah bersabda kepada Asma’ binti Abu Bakar

Wahai Asma, sesungguhnya perempuan itu jika telah baligh (telah haidh) maka tidak boleh kelihatan ini dan ini (beliau menunjuk ke wajah dan telapak tangan beliau. (HR Abu Daud)

2)       Menjaga pandangan

Allah berfirman,

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka… (an-Nur [24]:31)

Yang dimaksud dengan menahan pandangan bukanlah sama sekali tidak boleh saling melihat, sebab hal itu tidak mungkin bisa terjadi. Ibnu Daqiq Al-Ied berpendapat bahwa lafazh “min” dalam ayat tsb menunjukkan tab’idh atau sebagian.

“Tidak ada pertikaian bahwa perempuan – ketika khawatir akan terjadi fitnah – haram baginya melihat. Ini satu kondisi. Akan tetapi ayat tsb tidak mewajibkan menahan pandangan secara mutlak, atau pada kondisi lain yang berbeda dari yang baru ddisebutkan,” demikian tulis Ibnu Daqiq Al-Ied.

Dengan demikian, pandangan yang tidak dibolehkan adalah memandang aurat, atau memandang yang menimbulkan fitnah berupa ransangan syahwat dsb.

Dalam kitab Fath Al Bariy, mengenai perempuan dari kabilah Khats’am, disebutkan, “Fadhal bin Abbas – seorang anak muda yang tampan – melihat perempuan tsb dan mengagumi kecantikannya. Lalu Nabi menoleh kepada Fadhal sedangkan Fadhal masih melihat perempuan tsb. Nabi mengulurkan tangannya untuk meraih dagu Fadhal dan memalingkan mukanya dari melihat perempuan itu”

Ibnu Bathal – salah seorang pensyarah kitab Shahih al Bukhariy – berkata, “Dalam riwayat tsb terdapat perintah untuk menahan pandangan karena takut terjadi fitnah. Konsekuensinya, apabila aman dari fitnah, melihat saja tidaklah terlarang.” Sedangkan al hafidz Ibnu Hajar menambahkan, “Hal ini dipertegas dengan kemungkinan bahwa Nabi tidak akan memalingkan muka Fadhal seandainya dia tidak terus menerus melihat perempuan karena kagumnya sehingga dikhawatirkan dia terjebak ke dalam fitnah.”

3)      Bagi akhwat, tidak mendayu-dayukan suara

Allah berfirman,

Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk[1213] dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya[1214] dan ucapkanlah perkataan yang baik. (al-Ahzab [33]:32)

Yang dimaksud “janganlah kamu tunduk dalam berbicara” adalah sikap membuat-buat suara menjadi tidak seperti biasanya, atau mendayu-dayukan suara, yang akan menimbulkan persepsi atau khayalan bagi pendengarnya. Perempuan yang sengaja mendayu-dayukan suaranya ketika berbicara dengan laki-laki akan menimbulkan semacam “harapan” kepada laki-laki tsb, sehingga laki-laki bisa bertambah berani dan agresif terhadap perempuan tsb.

Akan tetapi apabila suara perempuan tsb pada dasarnya lembut dan merdu, maka tidak perlu juga dibuat-buat dengan dikasarkan atau dikeraskan supaya laki-laki menjadi takut. Yang dikehendaki hanyalah sikap wajar dalam berbicara, tidak menyengaja menimbulkan gangguan atau fitnah kepada lawan jenisnya dengan suara.

4)      Keseriusan agenda interaksi

… dan ucapkanlah perkataan yang baik. (al-Ahzab [33]:32)

Ayat di atas mengisyaratkan bahwa topic pembicaraan dalam interaksi laki-laki dan perempuan haruslah dalam batas-batas kebaikan  dan tidak mengandung kemungkaran. Jika pembicaraan sudah menyangkut hal-hal yang mungkar, maka interaksi harus dihentikan dan dihindari.

5)       Menghindari jabat tangan pada situasi umum

Rasulullah bersabda, “Ditusuk di kepala salah seorang di antara kamu dengan jarum besi besar lebih baik daripada memegang-megang perempuan yang tidak halal baginya. (HR. Thabrani)

Ungkapan “min an yamassa amra’atan”  dalam hadits ini bermakna “ menyentuh dengan tangan untuk mendapatkan  kemikmatan” atau menyentuh dengan syahwat, sebagaimana kondisi masyarakat zaman sekarang di mana mereka berinteraksi tanpa batas. Laki-laki memegang-megang tubuh perempuan dan sebaliknya untuk mendapatkan kenikmatan-kenikmatan dalam berhubungan tsb. Inilah yang diharamkan.

Berjabat tangan dengan umum sangat tidak disenangi RAsulullah. Aisyah berkata, “Tidak, demi Allah, tangan RAsul tidak menyentuh perempuan sama sekali dalam berbaiat.” (Bukhari dan Muslim)

6)       Memisahkan laki-laki dan perempuan dan tidak berdesakan

Satu riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah keluar dari mesjid, lalu bercampur bau rdengan perempuan di jalan. Rasul bersabda kepada kaum perpempuan, “Perlahanlah atau mundurlah (perempuan) sedikit. Kalian tidak berhak menguasai jalan, kalian harus berjalan di pinggir-pinggirnya”. Hali ini dimaksudkan sebagai upaya pemilahan laki-laki dan perempuan agara tidak bercampur baur dan berdesak-desakan.

Etika ini dimaksudkan agar tidak memunculkan peluang fitnah yang terjadi dari ikhtilath atau berdesak-desakkannya laki-laki dan perempuan dalam sebuah majelis atau suasana.

Dr. Yusuf Qardhawiy berpendapat , “Yang penting di sini kita tegaskan, bahwa tidak semua ikhtilath itu dilarang sebagaimana dipahami oleh para dai ekstrem dan sempit pemikkirannya; dan tidak pula setiap ikhtilath itu diperbolehkan sebagaimana diikuti para dai sekuler yang suka mengekor Barat…”

Kesimpulannya, bahwa pertemuan antara laki-laki dan perempuan  pada dasarnya diperbolehkan dan tidak dilarang, bahkan kadang-kadang diperlukan jika tujuannya adalah kerjasama dalam emcapai tujuan yang mulia. Seperti dalam majelis ilmu yang bermanfaat, dan amal shaleh atau proyek kebajikan , atau jihad yang diharuskan dan lain sebagainya yang menuntut potensi prima dari dua jenis manusia, serta kerjasama antara keduanya dalam merencanakan, mengarahkan, dan melaksanakan.

7)       Menghindari khalwat

Yang dimaksud dengan khalwat adalah berdua-duaan antara seorang perempuan dan seorang laki-laki di tempat yang sepi.

Rasulullah bersabda, “Janganlahseorang laki-laki berkhalwat dengan seorang perempuan kecuali disertai mahramnya. (HR. Bukhari)

Khalwat yang dimaksud di sini tidak mencakup hal-hal berikut:

  1. Khalwat di depan orang banyak. Anas ra. Menceritakan bahwa ada seorang perempuan dari kalangan Anshar datang kepada nabi. Lalu Nabi berduaan dengannya dan berkata, “Sesungguhnya kalian (kaum Anshar) adalah orang yang paling saya cintai (HR. Bukhari dan Muslim)
  2. Dua atau tiga laki-laki berkhalwat dengan seorang perempuan. Abdullah bin Amr bin Ash menceritakan bahwa Rasulullah bersabda, Setelah hari ini, seorang laki-laki sama sekali tidak diperbolehkan masuk menemui perempuan yang suaminya tidak ada, kecuali dia bersama seorang atau dua orang laki-laki lain (HR. Muslim)
  3. Seorang laki-laki berkhalwat dengan sejumlah perempuan. Imam Nawawi berkata, Seorang laki-laki mengimami seorang perempuan non mahram di tempat yang sepi diharamkan. Tetapi jika ia mengimami beberapa orang perempuan non mahram di tempat yang sepi maka ada dua pendapat. Namun jumhur ulama memperbolehkan.”

8)       Menjauhi perbuatan dosa

Dalam berinteraksi, perbuatan dosa ini  bisa terjadi dalam tujuan pembicaraan, , materi pembicaraan, cara dan gaya berbicara,  dan lain sebagainya.

Allah berfirman,

Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan. (al-an’aam [6]: 120)

Di antara dosa yang tampak adalah meninggalkan etika syar’I dalam berinteraksi dengan lawan jenis. Sedangkan dosa yang tak tampak adalah berkembangnya perasaaan senang terhadap sesuatu yang  haram adan berharap bisa mendapatkan lebih banyak lagi.

No Comments »

Baksos Avicenna-Azzahra-Averous (A3) “Baiti Jannati”

Hari ini tanggal 6 Mei 2012, diadakan bakti sosial kosan saya, yang biasa diadakan setiap tahunnya.

Saya tinggal di Avicenna. Kosan saya terdiri dari 3 kompleks dan merupakan satu kesatuan dan untuk avicenna dan averous ada 2 bagian yaitu untuk ikhwan dan akhwat. Walapun terlihat sepeti satu kosan dengan ikhwan, tapi interaksinya ikhwan-akhwatnya sangat terjaga, karena gerbang keluarnyapun berbeda. Intinya saya tinggal disini serasa tinggal di pesantren. Shalat berjamaah, bertemu dengan banyak orag-orang sholehah.
Paginya dimulai dengan lomba antar kosan,mulai dari mindahin pisang terus dimakan,masukin paku kebotol dan menghias puding. Disini ada kebahagiaan yang saya rasakan, disini kita tidak hanya tinggal dan kemudian kuliah, tapi disini ikatan ukhuwahnya sungguh luar biasa. Tadi cukup banyak ngeliat wajah-wajah bau dari akhwat averous, karena interaksi yang cuup jarang karena gedung yang cukup terpisah dibanding avicenna dengan azzahra.
Setelah selesai lomba antar kosan, ada istirahat sampe zuhur nanti, karena ada ta’lim dari aa’ gym di masjid MU dekat kosan. Tapi saya tidak bisa ikut karena ketiduran :(
Ba’da Zuhur ke masjid MU untuk mempersiapkan lomba bagi anak-anak TPA. Saya dapat amanah jadi PJ lomba adzan dan menggambar. Tapi saya tidak bisa ikut karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Akhirnya lomba itupun di handle sama kak minda (jazakillah kakak).
Sebelum ashar saya segera kembali ke masjid MU, untuk penyuluhan setelah ashar, ini juga amanah dari Pjnya yang tidak bisa hadir. Setelah shalat beres2 di kelas TPA nya, sambil nunggu infokus, saya nyoba speakernya, tapi ternyata laptop saya gak muat dimasukin colokan speakernya, akhirnya pake laptop herning. Penyuluhannya tentang pola hidup sehat. Ya..bermain dengan anak-anak sebuah kesenangan tersendiri bagi saya, melihat kepolosan,keluguan,keberanian,kejujuran,semangat dari mereka serasa mengisi kembali bagian-bagian yang hilang. Nyanyi bareng cuci tangan diikuti dengan semangat. Setelah penyuluhan acara dilanjutkan dengan bagi2 susu dan roti, sebelumnya ada pengumuman lomba tadi siang yaitu lomba adzan,menggambar,mewarnai dan fashion show.
Dalam waktu yang bersamaan, dikosan juga ada acara balai pengobatan,ta’lim bersama ustad darlis dan bagi-bagi sembako. Saya mencoba mengajak berbicara seorang ibu-ibu yang ikut balai pengobatan, tapi ibunya diam, haha..ngak diwaro. Nemenin ibunya keluar, terus ibunya ngomong cukup panjang, dan saya ngak ngerti. Ini juga terjadi pas di masjid tadi, ditanya sesuatu sama aak-ana TPA dalam bahasa Sunda, saya ngak ngerti. Padahal udah mau 2 tahun di jatinangor, tapi bahasa sunda yang nyangkut Cuma ucapan terimakasih,maaf,dll. Ya Allah..semoga dalam waktu dekat bisa bahasa sunda. Amiin
Acara dilanjutkan ba’da magrib. Acaranya yaitu makan bersama, dan makanannya kembali nasi padang. Setelah selesai makan, dilanjutkan dengan ta’aruf antar kosan. Mengenal banyak nama baru, dan setelah ta’aruf dilanjutkan dengan pembacaan nominasi kamar ter- dari ikhwan. Kemudian pemberian kenang-kenangan dari yang akan meninggalkan kosan tahun ini. Suasanya cukup mengharu biru, dan nyaris air matanya ngak ketahan.tapi pecah ketika doa penutupan acara hari ini, ketika doa pengikat hati itu dibacakan. “ya Rabb…satukan hati kami dalam kebaikan dijalanMu”. Saya sudah menganggap ini rumah kedua saya, teteh yang ada disini senantiasa membimbing kami, cukup berat untuk melepas kepergian mereka.
Dan acarapu dilanjutkan di kosan masing-masing. Saya dengan akhwat2 avicenna, bekumpul setelah shalat isya berjamaah. Dan sekarang pengumuman akhwat ter-
Setelah selesai pengumuman akhwat ter-, sayapun ikut acara az-azzahra yang masih berlangsung. Ternyata di azzahra lagi acara perpisahan dengan teteh yang akan meninggalkan kosan tahun ini. Mulai dari kesan,pesan dan nasehat beliau, air mata saya benar-benar keluar gak berenti-berenti pas ikutan nyanyi “brother-untukmu teman”. Kurang lebih potongan liriknya gini
Disini kita pernah bertemu
Mencari warna seindah pelangi
Ketika kau Mengulurkan tanganmu
Bawaku ke daerah yang baru
Dan hidupku kini ceria
-kini dengarkanlah
Dendangan lagu tanda ingatanku
Kepadamu kakak, agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu
Kenangan bersamamu takkan ku lupa walau badai datang melanda
walau bercerai jasad dan nyawa
Mengapa kita ditemukan
dan akhirnya kita dipisahkan
Mungkinkah uji kesetiaan, kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan
-kini dengarkanlah
Dendangan lagu tanda ingatanku
Kepadamu kakak, agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu
Mungkinkah kita terlupa
Tuhan ada janjinya
Bertemu dan berpisah kita
Adalah rahmat dan kasihNya

Mungkin inilah yang disebut dengan manisnya ukhuwah, ikatan yang dipersatukan karena kecintaan padaNya. Ia sangat mahal untuk diperjual belikan, ia sangat berharga untuk disia-siakan, dalam diam ukuwah menyapa melalui doa yang tak tampak, dalam lelah ukhuwah menguatkan, ia hadir untuk mengisi hati-hati agar selalu berada dalam nikmatnya iman. Ukhuwah adalah cinta,persaudaraan,kekuatan,persahabatan,penjagaan. Ukhuwah adalah wujud dari nikmatNya. Semoga ikatan ini selalu terjaga, dimanapun,kapanpun dan bagaimanapun keadaanya,semoga ia selalu hadir dalam langkah-langkah bersama menuju ridhoNya.
-Love A3-

No Comments »

siapa saya?

pernahkah kalian merasa tidak nyaman dengan diri sendiri?

atau mungkin merasa ingin keluar dari tubuh itu?

bahkan selalu ingin melompat-lompat untuk berusaha menjadi lebih baik?

selalu ada harapan ketika ada sebuah kebaikan datang dan ingin segera melakukannya?

ketika segala yang ingin dilakukan terkadang berantakan tapi tetap berusaha untuk melakukannya?

atau merasakan peliknya hidup tapi percaya bahwa ada secercah cahaya harapan?

mungkin inilah yang sering bahkan terlalu sering saya rasakan

saya sebagai seorang yang mungkin bisa dibilang sangat-sangat sanguinis da extrovert, bukan berarti mengizinkan diri saya terkotakkan oleh suatu peran sikap ataupun sifat yang ada di diri saya. saya orang yang sangat mencintai perubahan dan saya percaya akan hal itu. tapi ketidak tajaman analisis saya terkadang sering menimbulkan kefatalan. kecerobahan dan sikap saya yang sangat taktis terkadang suka tidak sesuai tempatnya.

mungkin saya terlihat sangat meluap-luap bahkan kekanak-kanakan. sayapun teradang juga mencoba untuk terus berpikir dan berpikir, cukupkah saya hanya bertahan dengan sifat saya seperti ini atau berubah seperti power ranger yang dalam sekejap berubah jadi pahlawan?

tidak untuk dua-duanya.

mungkin saya ingin sekali menjadi seseorang yang keren ketika saya melihat begitu banyak orang-orang luar biasa di sekitar  saya, sangat ingin belajar banyak dan matang dalam perencanaan, mungkin menghemat kata-kata yang keluar juga salah satu impian saya.

tapi saya berusaha untuk selalu bersyukur dengan diri saya sekarang bukan berarti puas dan berhenti untuk melakukan perbaikan,mecoba melakukannya dalam sebuah proses, mungkin panjang, lama atau lambat tapi berusaha tetap untuk selalu melakukannya dan mengambil aliran energi positif didalamnya.

saya percaya bahwa setiap diri itu spesial dengan cara mereka masing-masing. setiap diri itu unik dalam mengisi rangkaian kehidupan ini. tinggal bagaimana keluarbiasaan itu bisa terkembangkan dan terupgrade lebih jauh sesuai dengan ranahnya masing masing

dan ini saya.
saya sangat menyenangi berkenalan dengan orang-orang baru, memberikan semangat dimanapun saya berada, saya sangat mengenangi mengetahui setiap orang lebih dalam, saya menyukai keramaian, kasih sayang, kelembutandan tantangan. mungkin belum bisa jadi orang yang terlihat luar biasa, tapi saya percaya satu hal perubahan itu tidak datang dengan sendirinya, ia harus diusahan, harus dijemput, dikejar,diperjuangkan habis-habisan, hingga engkaupun bisa bermain bersamanya dan menikmati bahwa langkah-langkah yang kau lakukanpun berada digaris edarnya hingga saat itupun menguak semua kisahnya.

ingat sebuah kata guru ngaji saya yang luar biasa ketika lebaran kemaren bermain kerumah beliau bersama sahabat saya dari kecil

“kalian tidak perlu merasa kalau kalian tidak mampu, mungkin sekarang kalian sedang merangkak dan mereka sudah menggunakan kendaraan melaju lebih jauh, tapi percayalah, semangat pembelajar itu yang harus selalu ada, karena ketika kita menikmati proses dari merangkak kemudian pandai berjalan dan kelak nantinyapun akan bisa merasakan melaju lebih jauh, proses itulah yang sangat luar biasa. hargai diri kalian, percaya bahwa kalian sosok manusia luar biasa yang Allah ciptakan dengan segala misi kehidupannya”

saya belajar banyak dari beliau, saya berusaha untuk tidak mengeluh dalam hal apapun itu, kehidupan saya sekarang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. dan sebelum saya merantaupun seorang sahabat saya berkata

“kita mungkin seperti orang yang lagi berpetualang, masuk kehutan dan belum pernah tahu bagaimana jalan di hutan tersebut, kita terkadang tersesat, terluka, jatuh, dan kehilangan arah. dan ketika orang lain yang juga berpetualang dengan persiapan yang lengkap, sudah mengetahui arah dan sampai lebih dulu. gpp, karena pelajaran dalam perjalanan itulah yang kita nikmati. mungkin sekarang icha ataupun riri sama-sama belum tahu dengan dunia  yang akan kita hadapi nanti. orang tua kitapun mungkin juga jauh lebih tidak tahu apa yang harus dipersiapkan dalam perjalanan itu, tapi kita punya semangat cha, kita punya semangat yang bisa menghantarkan kita jauh lebih kedepan, lambat mungkin, tapi tidak untuk proses dan perjuangan yang kita lakukan. ketika kita mencari tempat pembelajaran yang jauh lebih baik, mencari-cari tahu sendiri untuk bisa keluar dari lingkaran kecil kita, bermimpi yang mungkin terlihat terlalu tinggi, mengambil arah jalan dengan meraba-raba tapi berusaha bertahan menghadapinya, tak masalah cha, karena kitapun Allah berikan kekuatan jauh lebih luar biasa karena itu  kekuatan mimpilah yang harus selalu kita jaga.”

 

saya dilahirkan ketika perekonomian keluarga sayapun benar-benar lagi pelik, hingga untuk membayar bidannya papa menjual radio yang ada dirumah, hidup dengan kesyukuran atas apapun yang ada saat itu. tak pernah saya diajarkan bagaimana caranya mengeluh,karena mama selalu mengajarkan untuk bersyukur terhadap situasi apapun itu. dari kecil untuk menahan setiap apa yang saya inginkan itu adalah hal biasa, menabung ketika menginginkan sesuatu itulah yang saya lakukan. jarang sekali apa yang saya inginkan bisa saya dapatkan, tapi saya menikmati proses pencapaian itu dari kecil.

menjadi calon dokterpun dulu merupakan salah satu cita-cita yang terlihat sangat mustahil. tapi Allah berikan jalanNya. Allah mengkondisikan saya belajar ditengah orang-orang yang jauh lebih diatas saya, sehingga sayapun harus selalu mendorong diri saya belajar lebih jauh dan lebih banyak.

dan inilah saya. saya percaya harapan itu selalu ada, saya percaya bahwa tidak ada sesuatu yang tidak mungkin dengan izinNya, saya percaya bahwa belajar memahami diri sendiri dan berlari bersamanya untuk sebuah tujuan besar itu akan jauh lebih bermakna, setiap kisah itu ada ceritanya, setiap kesuksesan itu ada perjuangannya dan setiap harapan itu ada jalannya. dan setiap momentum itu harus diambil kesempatannya.

karena setiap manusia itu spesial dalam penciptaannya

 

No Comments »

aliran energi

pas Binjas TMA kemaren..lagi lari-lari dan mulai ngerasa capek

tiba-tiba ada beberapa orang yang nyanyi

nyanyi-nyanyi penyemangat

ga tau kenapa..tiba-tiba tubuh yang tadinya mulai lelah

secepar kilat kuat lagi dan letih itu mulai tidak dirasakan

entah dari mana

seperti ada sesuatu yang mengalir begitu cepat

ini mungkin yang disebut sebagai aliran energi

itulah gunanya saudara

saling mensupport dan mendukung untuk mencapai tujuan

terkadang lelah mungkin menghapii, tapi ketika berbagai dukungan datang dari arah manapun

lelah itupun seakan akan sirna

mungkin itu juga kenapa pas olymphiart supporter itu sangat berpengaruh

karena dengan semangat dari orang lain

secara otomatis tubuh ini memberikan kerja-kerja terbaiknya

dan semangat itupun juga harus kita tumbuhkan dari diri sendiri

Allah pun memerintahkan kita untuk saling menyemangati, saling mendukung dan saling menasehati

“Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian. Melainkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta SALING MENASEHATI untuk kebenaran dan SALING MENASEHATI untuk kesabaran” (Q.S Al-’Ashr : 1-3)

 

begitu jugalah dalam perjalanan da’wah ini

ukhuwah adalah kekuatan kita

menghadirkan kembali harapan itu ketika ia mulai pudar

menumbuhkan kembali semangat itu saat ia mulai mati

ukhuwah menguatkan ikatan ini

dalam kecintaan kepadaNYA

 

:)

No Comments »

goresan secercah harapan

senja itu begitu indah

damai dalam kekhusyukan bersamaNya

harap,tangis memohon ampunNya

seketika semua terasa gelap

berputar, hilang dan pergi

dan saat itulah

kesempatan itu berakhir

semua terasa senyap dan sunyi

Laa illahaillah muhammadarrasulullah…

Allah…Allah..Allah

dan akupun beranjak jauh..jauh dan semakin jauh

hanya jiwa ini yang pergi beranjak

raga itu terbujur

tak bernyawa

diam dan tak bergerak

innalillahi wa innalillahi raji’un

tubuhku seketika putih

ditutupi tanah yang semakin menenggelamkanku kedalam bumi

dan yang terlihat hanya batu nisan yang bertulisakan namaku

lantas…

apa yang sudah aku lakukan selama ini

sebelum saat itu terjadi

apa yang ingin aku goreskan dan aku banggakan di hadapan rabbku?

ya Rabb

Izinkan hidupku di duniamu ini sebagai pembelajaran agar aku bisa mencintaiMu

izinkan setiap langkah kehidupanku di dunia ini sebagai amal yang engkau ridhoi

izinkan AsmaMu selalu ada disetiap hembusan nafas ini

kuatkan punggung hamba di setiap amanah yang engkau titipkan

izinkan hamba bisa menjadi wasilah untuk generasi-generasi yang engkau amanahkan agar bisa mengenalMu lebih dekat

Allah

tahun ini kurang lebih 1200 orang engkau amanahkan perkembangannya, pembinaannya

jadikan setiap langkah kami bisa menjadi goresan-goresan sejarah dalam rangkaian pembangunan generasi bangsa ini

jadikan mimpi itu tujuan yang menguatkan kami

mimpi agar kami bisa membantu untuk memfasilitasi penciptaan calon-calon dokter paripurna

wasilahmu untuk menyebarkan kebaikan dan bagian dari komponen untuk membentuk masyarakat yang jauh lebih baik

generasi yang militan, yang kuat dalam mengahadapi berbagai tantangan

untuk membentuk indonesia impian

ya Rabb

tuntun kami, bimbing kami, kuatkan kami, sematkan semangat yang terus membara untuk selalu belajar menjadi hambaMU dan kekasihMU..

hingga tiba saatnya

semoga dengan ridhoMu

berjumpaan denganMu benar-benar dirasakan…

amiin.

No Comments »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.